.
Hati adalah sentral dari setiap gerak amal manusia, ia cepat berubah setiap saat, karena itulah ia dinamakan Qalbu (hati). Jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuh. Demikian halnya, jika hati bertindak selain kebenaran, maka yang terjadi adalah bencana dan kerusakan. Bukan hanya diri pribadi seseorang, namun ia merambah dan menjalar disetiap lini kehidupan. Dan disanalah bersemayamnya iman seseorang. Keimanan yang bersemayam disetiap manusia, adalah harta yang paling sangat berharga, karunia Allah yang sangat agung, yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki –NYA. Keimanan dapat bertambah dan berkurang, ia sering mengalami fluktuasi. Suatu saat bertambah dan meninggi, dan diwaktu lain ia turun dan berkurang. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
Saat iman bertambah, hati terasa terang, tentram dan penuh kedamaian. disana akan mengalir suatu energi yang mengajak kepada taqwa dan kesalihan pemiliknya. Hati, pikiran dan amal tertuju pada hal hal yang diridai oleh Allah SWT, anggota badan terasa ringan melakukan ibadah dan amal salih. Beban dan rintangan begitu mudah dilaluinya. Ia akan terus berkembang.
Namun bagi mereka yang menjadikan iman dan amal shalih sebagai satu langkah dan perilakunya, yaitu melakukan hak hak dari keimanan tersebut, yang diwujutkan dalam amal shalih, baik batiniyyah maupun lahiriyah, dan disertai dengan keikhlasan (memurnikan ibadah hanya kepada Allah SWT), dengan sebab keimanan yang selalu ia jaga, Allah SWT, memberinya petunjuk, dan pelajaran yang manfaat baginya, serta anugrah dan pertolongan-NYA, ia dapat melakukan kegiatan kegiatan yang mendatangkan hidayah bagi dirinya, yang akhirnya ia dapat mempertahankan nilai keimanan dalam jiwa dan sanubarinya. Ia akan senantiasa mendapat bimbingan dari Allah SWT, agar dapat menghindari hal hal yang tidak diridhai –NYA. Hingga cahaya iman dan amal shalih tersebut terpancar, bermanfaat bagi diri dan orang orang di sekitarnya.






0 komentar:
Posting Komentar