.
Gunung Merbabu terbakar sejak Rabu lalu, 19 Agustus 2015. Kebakaran pertama kali diketahui dari kawasan Dusun Bentrokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang. Dengan peralatan seadanya, seperti sabit dan ranting, petugas Taman Nasional Merbabu akhirnya bisa memadamkan sejumlah titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.Petugas Balai Taman Nasional Gunung Merbabu masih terus memburu sisa titik api di Gunung Merbabu. Meski sebagaian besar telah berhasil dipadamkan, namun sejumlah titik api kecil masih bermunculan. “Kami akan terus berusaha untuk memadamkan,” ujar Koordinator Perlindungan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Kurnia Adi Wirawan kepada Tempo, Minggu, 23 Agustus 2015. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
Balai Taman Nasional Merbabu memperkirakan penyebab kebakaran tahun ini kemungkinan besar bukan disebabkan karena ulah ceroboh pendaki. Sebab, asal mula titik api bukan di jalur pendakian, namun ladang rumput yang biasa digunakan untuk mencari pakan ternak. Mungkin bisa juga dari penduduk setempat, dengan membakar sisa rumput kering agar saat penghujan tumbuh rumput hijau, tapi malah apinya membesar karena kering," ujar Wawan.
Namun, lokasi kebakaran yang berada di ketinggian 1.700- 2.000 meter dari permukaan laut menyebabkan api lebih sulit dipadamkan. "Sampai sekarang, petugas dibantu warga masih melakukan pemadaman dengan cara manual," papar Andre, saat dihubungi Kamis siang."Upaya pemadaman memang sulit, karena medan yang curam dan tinggi. Apalagi kondisi cuaca di sekitar lokasi kebakaran sedang berkabut, sehingga tidak terlihat," kata dia.Jenis vegetasi yang terbakar, kata Andre, sebagian besar adalah pohon perdu dan semak-semak ilalang.






0 komentar:
Posting Komentar