.
Ashanty dan Anang memang tak segan menjaga budaya turun temurun ini. Bahkan, keduanya juga berharap nanti anak-anak mereka akan melakukan hal serupa jika sudah memiliki anak nanti. Sebagai orang berdarah Jawa, Anang Hermansyah dan Ashanty ingin melestarikan adat istiadat yang selama ini mengiringi hidup mereka. Oleh karena itu, keduanya menggelar Tedak Siten atau acara turun tanah untuk anak mereka, Arsy Addara Musicia ataubaby Arsy yang sudah menginjak usia 8 bulan. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
"Hari ini kebetulan Asry delapan bulan, kalau di adat Jawa kita ada istilah Tedak Siten atau turun tanah, nginjek tanah. Artinya dia belum bisa jalan tapi sudah mulai bisa dititah, jalan tetapi masih dipegangin," ujar Ashanty di kediamannya di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8). "Ini sih sebenarnya adat istiadat aja tapi karena kita berdua ingin melestarikan adat istiadat jadi kita merasa kayaknya penting untuk melakukan ritual-ritual seperti ini. Apa lagi ini adat Jawa," lanjut Ashanty menjelaskan.
Lewat ritual ini, Anang-Ashanty berharap sang buah hati bisa tumbuh menjadi anak yang membanggakan. Apalagi, Tidhak Sinten memiliki makna agar si anak bisa memilih jalan yang benar di kemudian hari.Dijelaskan Ashanty, Arsy yang kini sudah berusia delapan bulan memang belum lancar berjalan. Namun, si putri sudah bisa berbicara dan aktif bergerak."Malah dia sudah bisa bangun sendiri terus duduk. Dia juga mau jalan, tapi masih harus dipegangi," tutup Ashanty.






0 komentar:
Posting Komentar