Media Online Terkini

Jumat, 04 September 2015

Kabut Asab Jambi postheadericon

Diposting oleh Unknown | Pada 18.51

.
.
Wahana lingkungan hidup (Walhi) Jambi mengadakan diskusi terkait kabut asap yang setiap tahun terjadi pada Jumat (4/9). Diskusi ini mengundang akademisi, mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan masyarakat."Hampir setiap tahun kabut asap terjadi. Dan tidak ada di dalam web pemerintah menunjukkan bahwa memang ada kebakaran hutan dan sampai kini kita tidak melihat lokasi kebakaran," ungkap Rudiansyah dari Walhi Jambi. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
www.inoaGroup.com

Informasi

"Kabut Asab Jambi"

  Oleh : Soli InoaGroup.com

Kepala Bidang Meteorologi Penebangan Badan Meteorologi Kilomatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha, Mustari Heru mengatakan, kondisi udara di Jambi saat ini berada dalam kategori tidak sehat. ISPU sudah sekitar 150 an, akibat dari banyaknya kebakaran hutan di Provinsi Jambi dan Provinsi tetangga (Sumsel) mempengaruhi jarak pandang untuk penerbangan.
"Arah angin bergerak dari Selatan dan Tenggara, sehingga asap bergerak menuju wilayah Jambi, Sarolangun, Kerinci, Tebo, Merangin hingga ke Provinsi Riau dan Sumbar," ujarnya, Kamis kemarin.Dikatakan Heru ada lima wilayah rawan kebakaran di Provinsi Jambi, yakni Tanjung Jabung Barat dan Timur, Muaro Jambi, Tebo dan Merangin. "Informasi yang kita dapat disebarkan ke BPBD Pemda setempat, dan Pemda lah yang akan mengambil langkah apa yang harus dilakukan. Di mana titik apinya kita berikan kepada instansi BPBD dan Pemda, kita memanfaatkan media atau institusi perantara, BMKG sebagai penyedia informasinya," ucapnya.


Ia melanjutkan, prediksi BMKG untuk musim kemarau akan berlangsung hingga awal Oktober. "Di pertengahan Oktober dan November baru masuk musim hujan," lanjut Heru.Ia mengimbau kepada masyarakat umum Provinsi Jambi, instansi pemerintah dan penerbangan untuk selalu waspada dan menggunakan masker."Bagi yang hendak bepergian keluar kota bisa melihat web BMKG, dis itu bisa tau apakah ada penerbangan atau tidak," katanya.Sementara itu BMKG Jambi juga menggelar Sarasehan, Kamis (3/9) di Hotel Ratu Residen. Acara tersebut dihadiri Kepala Pusat Data Base BMKG, dan 30 Instansi mitra kerja seperti BPBD Provinsi Jambi, dan BLHD Provinsi Jambi. Kepala Stasiun BMKG Jambi Nurangesti WY mengatakan, tujuan Sarasehan untuk meningkatkan pelayanan dan evaluasi telah dilakukan masyarakat..
Baca Juga Artikel Lainnya :

.
.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;