Media Online Terkini

Jumat, 18 September 2015

Malaysia, di udara dibekap asap, di darat dilanda rabies postheadericon

Diposting oleh Unknown | Pada 20.59

.
.
Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. Rabies disebut juga penyakit anjing gila. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
www.inoaGroup.com

Berita

"Malaysia, di udara dibekap asap, di darat dilanda rabies"

  Oleh : Soli InoaGroup.com

Wabah rabies merebak di tiga Negara Bagian di Malaysia yakni Perlis, Kedah, dan Penang. Wabah ini kembali muncul setelah tiga tahun lalu Malaysia dinyatakan sudah bebas dari penyakit mematikan yang menular itu. Padahal pemerintah Malaysia kini masih dipusingkan dengan kabut asap akibat kebakaran lahan di Indonesia.
Jumat (18/9), Ketua Komite Kesehatan Penang Afif Bahardin menuturkan kasus pertama rabies terjadi pada pria 44 tahun asal Pokok Sena, Seberang Prai, 8 September lalu.Kasus kedua menyerang bocah sebelas tahun di Taman Nelayan Balik Pulau Senin lalu. Keduanya kini sudah ditangani pihak rumah sakit dan dibolehkan pulang.Afif meyakini penyakit rabies ini ditularkan dari Perlis, di mana kasus pertama dilaporkan muncul pada Agustus lalu.


Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Hewan Quaza Nizamuddin Hassan Nizam mengatakan kasus pertama di Perlis itu terjadi pada 19 Agustus dan sejauh ini sudah 22 orang terinfeksi.Lima orang yang digigit anjing liar di Kedah pada 13 September lalu juga terinfeksi rabies, kata dia.Ketua Menteri Penang Lim Guan Eng Kamis lalu mengumumkan semua anjing liar di negara bagiannya akan ditangkap dan dibunuh."Juga semua anjing berusia tiga bulan atau lebih harus divaksinasi," kata Lim dalam jumpa pers di Komtar.Sejauh ini pihak departemen sudah mengerahkan 22 petugas di tiga negara bagian itu untuk menangani wabah rabies.
Baca Juga Artikel Lainnya :

.
.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;