.
Paparan kabut asap yang tak kunjung reda di Riau tentunya membuat masyarakat yang berada disekitar juga ikut merasakan dampak buruknya. Sudah hampir sebulan terpapar kabut asap, jumlah masyarakat yang terkena ISPA juga meningkat drastis hingga 100 persen.Hingga 11 September 2015, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat sudah 43.386 orang yang terkena ISPA, angkat tersebut juga masih berdasarkan daftar masyarakat yang memeriksakan diri ke Rumah Sakit dan Puskesmas. Belum lagi yang masih belum memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat maupun Rumah Sakit, kemungkinan besar lebih dari itu. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
Pada 2013 lalu, korban berjumlah 19.862 orang dan pada 2014 bertambah menjadi 27.200. Jumlah korban pada 2015 ini mengalami kenaikan luar biasa setelah sudah hampir sebulan kabut asap menyelimuti Riau.“Untuk kadar polusi udara, partikulat udara setiap jamnya rata-rata di atas 300. Padahal toleransi untuk udara yang bersih di bawah 150,” kata Helda Khasmy, Ketua Serikat Perempuan Indonesia Riau.Helda juga telah menyampaikan pengaduan kepada Komnas HAM, terkait kejadian yang membuat masyarakat Riau dan sekitar mengalami ISPA akibat kabut asap.Sudah pasti ulah tak bertanggung jawab ini menyababkan masayarakat, anak-anak juga ikut merasakan dampaknya, harusnya ini segera dituntaskan.
“Kemarin kita baru mendapingi anak yang meninggal karena terpapar kabut asap saat sedang bermain. Pemerintah sudah ada komitmen dari pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan gratis. Namun pada faktanya hingga saat ini masih saja ada yang dimintai untuk mengurus surat-surat yang mempersulit masyarakat. Seharunya memang dengan keadaan yang darurat seperti ini layanan kesehatan idealnya gratis tanpa syarat.






0 komentar:
Posting Komentar