.
PRANCIS menangis. Dunia berduka. Serangkaian aksi kekerasan -yang tampaknya dirancang dengan matang- menewaskan ratusan manusia yang tidak berdosa. Pemerintah Prancis masih mendalami pelaku dan motif penyerangan. Walau demikian, kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas pembantaian di enam sudut kota Paris. Sebagaimana dilansir beberapa media nasional dan internasional, motif penyerangan adalah balas dendam atas kebijakan pemerintah Prancis dalam masalah di Suriah. dapatkan kumpulan DP BBM TERBARU, klik disini
Ketika para pemimpin dunia berduka dan prihatin terhadap teror Paris, Sabtu, 14 November kemarin, Presiden Suriah, Bashar Al Assad justru mengambinghitamkan pemerintah Prancis sendiri, terhadap tragedi di kota mode itu. Assad menyalahkan Presiden Prancis, François Hollande terhadap sejumlah kebijakan, terutama yang berkaitan dengan bergabungnya Prancis ke dalam Koalisi Amerika Serikat yang hari demi hari menggempur Suriah.
“Kami sudah memperingatkan tentang apa yang terjadi di negara-negara Eropa selama tiga tahun terakhir. Kami bilang, jangan meremehkan situasi di Suriah. Sayangnya pemimpin Eropa tidak mendengarkannya,” sambung Assad.Seandainya Prancis mau mengubah kebijakannya, Assad mengatakan bersedia berbagi data dan informasi intelijen untuk menghadapi terorisme ISIS.






0 komentar:
Posting Komentar